Panitera MA Mengaku Pernah Dicoba Disuap OC Kaligis

Panitera MA Mengaku Pernah Dicoba Disuap OC Kaligis

- detikNews
Senin, 25 Jul 2011 17:52 WIB
Jakarta - Panitera Mahkamah Agung (MA), Suhadi mengaku akan disuap oleh pengacara gaek, OC Kaligis pada 2007. Peristiwa ini saat Suhadi menjadi Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tangerang di mana OC Kaligis sedang menangani perkara narkotika.

"Saat itu, OC Kaligis masuk ke ruangan saya," cerita Suhadi di depan panelis seleksi Calon Hakim Agung (CHA) di kantor KY, Jalan Kramat Raya, Senin, (25/7/2011).

Setelah berbincang- bincang sejenak, OC Kaligis langsung berbicara pokok perkara. Setelah itu dia menyodorkan sejumlah uang yang di bungkus dalam amplop.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lalu saya bilang, Pak OC, apa-apaan ini. Saya tidak menerima beginian. Apa bapak tidak lihat, seluruh ruangan ini dan pengadilan ini ada CCTV nya?" kisah Suhadi.

Mendapat nada tinggi ini, OC Kaligis langsung ngeloyor pergi. Suhadi mengklarifikasi hal tersebut karena ada laporan dari masyarakat jika dia mengusir OC Kaligis.

"Saya tidak mengusir. Tapi ceritanya seperti itu," aku Suhadi.

Meski Suhadi pernah menolak suap OC Kaligis, tapi Komisi Yudisial (KY) mengaku kecewa karena Suhadi pernah menerima hadian mesin faksimili dari pengacara. Suhadi berdalih menerima mesik faksimili untuk kepentingan administrasi pengadilan.

"Waktu itu habis eksekusi delegasi dari PT Bandung. Usai eksekusi, pengacara tanya, apa yang bisa saya bantu Lalu saya bilang PN masih terkendala kalau mengirimkan berkas tahanan ke PT. Tiba- tiba saja, besoknya ada mesin fax," bela Suhadi.

OC Kaligis yang dihubungi detikcom untuk dikonfirmasi tidak mengangkat telepon selulernya. SMS yang dikirim detikcom pun tidak berbalas.

(asp/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads