"Teroris itu bisa dilakukan siapa pun, termasuk dari komunitas Barat sendiri, bukan hanya berasal dari ekstrimis Islam. Karena itulah, saatnya Barat dan negara yang selama ini selalu menstigmatisasi teroris itu Islam harus mulai mengubah paradigmanya," kata Ketum PBNU Said Aqil Siradj dalam siaran pers, Senin (25/7/2011).
NU juga menyampaikan keprihatinan atas peristiwa berdarah dan tragedi kemanusiaan di Norwegia. Selama ini norwegia yg dikenal negara aman dan tertib masyarakatnya karena menjunjung demokrasi dan multikulturalisme.
Paham demokrasi yang sudah berkembang matang ini dicederai oleh aksi teror kelompok ekstrem ultra kanan. Tentu ada hikmah dan pelajaran yang bisa ditarik dari insiden Jumat (25/7).
"Karena sesungguhnya akar dan asal dari semua aksi teror itu tidak hanya soal doktrin agama, tetapi juga bisa disebabkan ketidakadilan dan kemiskinan serta merosotnya moral yang menimpa hampir semua bangsa," tuturnya.
(ndr/vit)











































