Soal Kivlan, Wiranto akan Minta Petunjuk Panglima TNI
Minggu, 27 Jun 2004 23:12 WIB
Jakarta -
Capres Partai Golkar Wiranto akan minta petunjuk kepada Panglima TNI berkaitan dengan perseteruannya dengan Kivlan Zen. Wiranto juga memilih untuk tidak menanggapi tindakan Kivlan yang melaporkan ke Mabes Polri. Dia menyerahkan sepenuhnya ke tim hukumnya.Pernyataan Wiranto disampaikan kepada wartawan usai mengikuti debat capres bertema "Capres Bicara Pendidikan" di Nusantara IV Gedung DPR Minggu (27/6/2004)pukul 22.00 Wib.Seperti diketahui, babak baru perseteruan antara mantan Kaskostrad Mayjen Purn Kivlan Zen dengan mantan Panglima TNI Wiranto terus meruncing. Kivlan melaporkan Wiranto ke Mabes Polri karena dinilai ingkar janji.Menanggapi adanya laporan tersebut, Wiranto mengaku tak akan menanggapi."Tidak apa-apa dia melaporkan. Ada tim hukum saya, saya sengaja tak menanggapi," kara wiranto.Wiranto juga mengatakan selama ini dia sudah berdiam diri terhadap semua pemberitaan menjelang pilpres 2004 mendatang.Selain itu, Wiranto akan minta petunjuk ke Panglima TNI untuk mencari penyelesaianya. "Karena ini masalah keluarga TNI, maka saya akan minta petunjuk Panglima TNI. Karena saya tahu, panglima mengetahui kejadian di masa lalu," katanya.Meskipun demikian tetap ada saja gosip-gosip negatif mengenai dirinya. Dia mengaku akan tetap sabar dalam menghadapinya. "Saya sabar, saya diam dan saya ikhlas. Tapi walau sudah begitu masih ada saja pemberitaan-pemberitaan menjelang kampanye ini. Yang jelas saya tidak akan layani hal tersebut, karena saya juga menghindari agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan," kata Wiranto.Mengenai dukungan dari Gus Dur, Wiranto menegaskan memang mengharapkan dukungan dari Ketua Dewan Syuro PKB tersebut. "Dukungan Gus Dur pasti saya perlukan, termasuk dari dukungan dari siapapun jga kami perlukan," Demikian Wiranto.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































