Jelang Masa Tenang, Anti Capres Militer Terus Dikampanyekan
Minggu, 27 Jun 2004 11:02 WIB
Jakarta - Menjelang masa tenang, kampanye anti calon presiden (capres) berlatar belakang militer terus digelar. Selain mogok makan, aksi juga digelar dalam bentuk bagi-bagi bunga.Aksi bagi-bagi bunga kepada warga akan digelar di seputar terminal Manggarai, Jakarta, Minggu (27/6/2004) pukul 12.00 WIB. Aksi digelar sejumlah ormas, LSM dan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Oposisi Bersatu (BOB).Ajakan menolak memilih capres militer yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wiranto akan diselipkan di antara bunga-bunga yang dibagikan kepada warga. Bunga yang dibagi itu misalnya dililiti tulisan "Tiada damai sejahtera bila militerisme berkuasa"."Aksi anti capres militer ini perlu terus digalakkan untuk mengingatkan masyarakat agar tak salah pilih. Jangan sampai capres militer yang menang dalam Pemilu mendatang," kata Zelly Mariane, humas BOB, saat ditemui detikcom, di Komnas HAM, Jl. Latuharhari, Jakarta, Minggu (27/6/2004). Sedangkan aksi mogok makan sendiri kini tinggal diikuti 36 dari 45 peserta. Sebanyak 9 orang telah menghentikan aksi mogok makan karena kesehatannya memburuk. Kesembilan orang itu yakni Heri (PRD), Oleh (PRD), Andri (PRD), Dita (PRD), Ilham (LMND), Rudin (PRD), Bahtiar (LPRM), Nasrullah dan Rusi.
(iy/)











































