Amri tidak mengetahui siapa pelaku pemukulan terhadap dirinya maupun jenis kendaraannya, dalam peristiwa yang terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Sabtu (24/7/2011) sore itu. Alhasil, polisi kesulitan mencari pelaku.
"Susah juga. Karena dia nggak tahu bagaimana orangnya, mobilnya," kata Kanit Reskrim Polsek Pancoran Iptu Rusdi Dalby pada detikcom, Senin (26/7/2011).
Meski begitu, Dalby mengaku masih terus mencari pelaku itu. Polisi mencari sejumlah saksi yang melihat langsung kejadian pemukulan itu di TKP.
"Kita tetap diusahakan terus mencari. Kita sedang mencari saksi-saksi yang dekat situ pada saat pemukulan," jelasnya.
Sementara itu, Amri mengaku masih merasakan sakit di beberapa bagian yang dipukul pelaku. Rencananya Amri akan memeriksakan dirinya hari ini ke bagian THT.
"Hidung saya masih sakit, kepala belakang sebelah kiri, rahang bawah masih bengkak. Hari ini mau ke THT. Saya sudah BAP dan visum. Masih istirahat dulu," ujarnya.
Menurut Amri, sebelum memukul, Amri dan pelaku sempat cekcok kecil. Pelaku yang merupakan pria berpostur tegap terdengar berlogat Sumatera.
"Dia bilang 'nantang kau?'. Tingginya kurang lebih 170-an. Orangnya rapi, usianya paling 20-an. Parasnya bagus. Saat di mobil dia sempat nelepon orang dan menyebutkan dirinya namanya Yudo," ungkapnya.
Amri menceritakan pria tersebut berani memukul dirinya di tengah keramaian orang di lokasi tersebut. Saat terjadi pemukulan tersebut, ada 3 warga yang berusaha melerainya. Ketiga warga ini kemudian menyarankan Amri dan pelaku agar menyelesaikannya ke polisi.
"Saya bilang kalau memang begini caranya ke kita urus saja ke kantor polisi. Oke kata dia," tandasnya.
Keduanya kemudian sepakat mengendarai kendaraan masing-masing menuju Polsek Pancoran. Amri sampai duluan di Polsek Pancoran. Setelah ditunggu berjam-jam, pria tersebut tak kunjung datang.
"Saya awalnya ngikutin dia di belakang. Karena saya pikir kepala masih keliyengan takut ketabrak juga malah berabe. Jadi saya fokus ke jalan. Sampai di Polsek dia nggak datang-datang, kabur," ceritanya.
(gus/nrl)











































