Dialog Antar Tim Sukses Capres Mirip Jualan Kecap

Dialog Antar Tim Sukses Capres Mirip Jualan Kecap

- detikNews
Sabtu, 26 Jun 2004 16:49 WIB
Yogyakarta - Kecap merk apa pun atau rasa apa pun, selalu mengklaim sebagai nomor satu. Hal ini mengilhami tim sukses capres untuk melakukan hal senada: mengumbar jagoannya paling bersih, punya segudang keberhasilan, segudang visi dan misi yang ditawarkan kepada calon pemilih tanpa ada cacat sedikit pun pokoknya mirip promosi kecap nomor satu!Itulah yang terjadi saat dialog publik dengan Tim Sukses Capres/Cawapres 2004 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang di selenggarakan LKPSM-NU di Hotel Saphir di Jl Laksda Adisucipto Yogyakarta, Sabtu (26/6/2004). Dialog yang mengambil tema "Visi, Misi dan Program Capres- Cawapres 2004 Menggali Komitmen Lokalitas DIY" itu dihadiri oleh empat tim sukses capres/cawapres, kecuali tim sukses SBY - Jusuf Kalla yang berhalangan hadir.Dalam dialog tersebut, masing-masing tim sukses capres-cawapres dipersilakan moderator untuk menyampaikan visi-misi masing-masing yang berkaitan dengan perkembangan Yogyakarta.Tampil pertama kali adalah Gandung Pardiman selaku ketua tim sukses Wiranto - Sholahudin Wahid DIY. Gandung dalam paparannya, menyampaikan visi-misi Wiranto. Apabila menjadi presiden, Wiranto akan memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya, termasuk berbagai kasus korupsi yang terjadi di Yogyakarta.Berkaitan dengan HAM, Gandung mengatakan, semua yang dituduhkan terhadap Wiranto tidak terbukti. "Kalau Pak Wiranto sudah pernah berjanji akan memberantas korupsi dengan menyiapkan 100 peti mati, yakni 99 peti untuk koruptor dan satu peti mati untuk dirinya sebagai tanda pengorbanan, maka kasus-kasus yang berbau KKN di DIY pun juga harus diberantas seperti yang telah dilakukan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono," kata Gandung denga nada optimis.Tampil pada urutan kedua adalah tim sukses Megawati - Hasyim Muzadi yang diwakili oleh Yuli Eko Prasetyo. Dalam paparannya, Yuli lebih banyak menyampaikan berbagai keberhasilan di bidang ekonomi, politik yang sudah diraih Megawati saat menjabat presiden serta upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.Sementara itu Totok Daryanto yang mewakil tim sukses Amien Rais- Siswono Yudo Husodo juga hampir sama saat menyampaikan visi-misi capres-cawapres dengan berbagai tawarannya. Bahkan Totok dengan berani mengatakan di antara empat capres pesaingnya itu, Amien Rais-lah capres yang paling bersih tidak pernah KKN dan tidak punya beban masa lalu.Totok juga mengatakan, DIY yang punya ciri khusus sebagai kota pelajar dan kota pendidikan sehingga Amien Rais pu juga punya komitmen untuk memajukan dunia pendidikan. Bahkan dijanjikan ribuan guru bantu yang belum jelas statusnya diusulkan kepada Pemprov DIY agar mereka secepatnya diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS)."Pak Amien itu seorang dosen, keluarganya juga seorang guru, maka tidak heran kalau lebih banyak memberi perhatian pada sektor pendidikan," kata Totok.Sementara itu, Maksum Amrullah selaku ketua tim sukses Hamzah Haz -AgumGumelar DIY yang mendapat giliran terakhir, dengan nada meyakinkan menyatakan jagoannya insya Allah bakal menang bila Allah mengendaki.Selain itu Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata saat ini yang menjadi keprihatinan adalah maraknya peredaran narkoba yang menduduki peringkat kedua setelah Jakarta."Pak Hamzah adalah orang yang paling terakhir muncul sebagai capres dan itu juga sudah menjadi amanat PPP, sehingga kita optimis dan insya Allah akan menang di putaran pertama nanti," katanya.Seorang panelis dari Syuriah PW NU DIY KH Malik Madani dalam komentarnya mengatakan, semua visi dan misi yang disampaikan masing-masing tim sukses itu sudah bagus dan toyyib namun yang harus dicatat mereka itu semua hanyalah janji belaka yang cukup membesarkan hati. "Perkara mau dilaksanakan atau tidak itu nanti urusannya," kata Malik berkilah. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads