Panwaslu: 1,2 Juta Surat Suara Belum Terdistribusi
Sabtu, 26 Jun 2004 15:31 WIB
Jakarta - H-10 coblosan 5 Juli, harusnya semua surat suara telah terdistribusi. Tapi pantauan Panwaslu menunjukkan, sekitar 1,2 juta surat suara belum terdistribusikan ke 23 provinsi.Namun, Panwaslu masih tetap yakin surat suara akan sampai ke TPS-TPS dan daerah terpencil 4-5 hari sebelum pilpres. "Pokoknya tanggal 3 Juli atau 3 hari sebelum pilprs, kita akan kembali melakukan cek di TPS-TPS, apakah sudah atau belum. Panwaslu yakin jika ini digenjot, bisa terpenuhi," kata Wakil Ketua Panwaslu Saut Sirai dalam jumpa pers di kantor Panwaslu, Gedung Aspac, Kuningan, Jaksel, Sabtu (26/6/2004).Saut menyatakan, Jumat kemarin pihaknya telah mengirimkan surat kepada KPU surat mengenai persoalan pendistribusian logistik ke daerah-daerah.Anggota Panwaslu yang hadir dalam jumpa pers itu, Rozi Munir, mengkhawatirkan distribusi 1,2 juta surat suara itu. Dia khawatir kondisi Pemilu legislatif yang dulu akan terulang pada pilpres mendatang."Karena itu, kita sangat khawatir. Kita harap jangan sampai terulang lagi meski sampai H-10 belum semuanya sampai ke TPS," kata Rozi.Panwaslu, lanjut Rozi, hingga Jumat malam terus melakuan komunikasi dengan daerah-daerah untuk melihat sejauh mana pendistribusian surat suara tersebut. "Sejumlah provinsi yang hingga saat ini belum memberikan laporan pendistribusian surat suara di daerahnya, antara lain DKI Jakarta, NTB, NTT, Kaltim, Gorontalo, Sulut, Maluku Utara dan Papua," urainya.Sementara, Aceh meski sudah diterima data-datanya, masih perlu verifikasi karena ada kesalahan dalam jumlah surat suara yang dibutuhkan. Daerah yang kekurangannya masih cukup tinggi antara lain Sumut, Riau Banten, Bali, dan Kalbar.Terkait masalah itu, Panwaslu meminta agar KPU bersiap-siap menghadapi distribusi itu sehingga tidak kedodoran dan tidak terjadi masalah lagi pada saat pilpres.Pasalnya, akibat dari keterlambatan logistik pemilu, berdasarkan pengalaman pemilu lesgitlaf lalu, menyebabkan terjadinya berbagai pelangaran dan konflik.
(nrl/)











































