PBB Minta AS Beri Akses pada Para Tersangka Teroris
Sabtu, 26 Jun 2004 15:13 WIB
Jakarta - Personel Hak Asasi Manusia (HAM) dari PBB meminta akses terhadap para tersangka teroris yang ditahan di Teluk Guantanamo dan pusat penahanan AS lainnya. Dalam statemen mereka, sekitar 31 orang personel HAM PBB mengutuk terorisme dalam berbagai bentuk dan menyoroti aturan dalam perang melawan terorisme. Demikian dirilis ABC News Online, Sabtu (26/6/2004).Walaupun ini bukan sebuah kritikan langsung untuk AS, mereka menyatakan,sebuah tim yang representatif dari PBB akan mengunjungi para penghuni tawanan yang oleh AS dianggap teroris seperti di Irak, Afghanistan, dan Teluk Guantanamo. Mereka berpendapat, pemintaan mendapatkan akses itu termotivasi oleh sejumlah perkembangan mengkhawatirkan di penjara dan pelayanan terhadap para tahanan di beberapa lokasi - misalnya skandal di penjara Abu Gharib di Baghdad. Minggu ini Presiden Bush menyatakan, ia tidak pernah memerintahkan dan tidak akan memerintahkan penyiksaan terhadap para tawanan. "Kalau memang sanggahan Bush terhadap tindak penyiksaan tersebut ternyata benar, maka biarkan pengawas PBB untuk masuk," ujar Reed Brody, konselor Human Rights Watch.
(nrl/)











































