"Mungkin dibilang ini akal-akalan saja, ormas berubah menjadi partai, padahal tidak. Partai NasDem itu singkatannya bukan Partai Nasional Demokrat, tapi akan kita tentukan apa saat rakornas. Mungkin namanya Partai Nasional Demokrasi Mandiri atau apa," ujar Ketua Panitia Pelaksana Deklarasi dan Rakornas Partai NasDem Sugeng Suparwoto.
Hal itu disampaikan Sugeng dalam jumpa pers di Gallery Cafe, kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (24/7/2011). Partai NasDem dengan N dan D huruf besar ini juga memiliki logo ormas Nasdem yang diputar posisinya.
Sugeng menjelaskan kendati beberapa pengurus partai NasDem adalah juga pengurus ormas, namun ormas Nasdem dengan ketua umumnya, Surya Paloh, tetap jalan terpisah. Pihaknya berpandangan, tidak mungkin melakukan restorasi Indonesia melalui ormas.
"Ormas hanya menjalankan fungsi moral dan social activity. Dia tidak bisa mencalonkan siapapun, seperti di legislatif. Padahal, beberapa hal membutuhkan terobosan kebijakan. Ormas tidak cukup untuk itu. Tapi ormas tidak berubah menjadi partai, ormas tetap ada, ormas tidak berubah menjadi partai," ujarnya.
Sedangkan pada Rabu 27 Juli 2011 pukul 08.00 WIB, Partai NasDem akan mengantarkan dokumen administrai kelengkapan ke Kemenkum HAM.
(nwk/fay)











































