"Dia sudah live, bahkan dua kali. Yang saya pertanyakan kenapa tidak juga ditangkap," kata Wasekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan di sela-sela Sentul International Convention Centre, Bogot, Jawa Barat, Minggu (24/7/2011).
Meski mempertanyakan kinerja kepolisian, Ramadhan juga sadar bahwa tidak mudah menangkap orang yang punya banyak duit seperti Nazaruddin. "Walaupun harus dipahami menangkap orang yang banyak duit itu tidak gampang. Osama bin Laden saja membutuhkan waktu 10 tahun lho," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seribu kali Skype, seribu kali wawancara, itu tidak bisa jadi fakta hukum," tambahnya.
Nazaruddin, lanjut Pohan, tidak bisa mendikte aparat penegak hukum, termasuk mendikte Presiden SBY untuk membuktikan apa saja yang dia ucapkan.
"Memangnya Nazaruddin Nabi, yang setiap omongannya harus ditindaklanjuti," kata mantan wartawan Jawa Pos tersebut.
(anw/vit)











































