"Kami mendesak pemerintah memberantas korupsi yang merupakan rantai utama kemiskinan dan pemiskinan masyarakat. Sehingga berimbas pada penelantaran anak-anak," ujar inisiator Save Street Child, Shefti Latiefah di Bundaran HI, Jakpus, Minggu (24/7/2011).
Shetfi menjelaskan gerakan ini lebih fokus untuk memperjuangkan anak jalanan. Sebabnya, mereka dinilai lebih rentan mendapat kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shefti berharap aksi sederhana ini bisa mengingatkan orang, anak adalah penerus bangsa Indonesia. Sudah seharusnya orangtua memberikan perlindungan dan pendidikan yang layak bagi anak mereka.
Aksi ini diikuti puluhan anggota komunitas Save Street Child. Komunitas ini awalnya berdiri lewat twitter dengan akun @savestreetchild sejak 23 Mei 2011. Setelah itu berkembang menjadi gerakan di Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Medan, Depok dan Manado.
(rdf/vit)











































