Posisi jembatan berukuran panjang 4 meter ini berada di kawasan Simpang Bugis, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, terpaut 200 km arah utara dari Pekanbaru ibukota Provinsi Riau. Jembatan ini sebenarnya sudah lama rusak akibat dilalui kendaraan berat yang menuju ke kawasan industri tersebut. Selama ini jembatan yang rusak dibiarkan begitu saja oleh Pemkot Dumai.
Walhasil, jembatan yang tidak terurus ini akhirnya roboh pada Senin (18/7/2011) kemarin. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan total. Mengingat jalan menuju ke kawasan industri ini setiap hari ada 1000 truk jenis truk dan mobil tangki pengangkut CPO yang hilir mudik. Kondisi badan jalan yang tidak sebanding dengan tonase kendaraan berat itu, membuat jembatan itu roboh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini sejumlah perusahaan di kawasan industri berinisiatif membangun jembatan sementara agar kendaraan bisa melintas. Beji baja kini dilintangkan di atas jembatan yang roboh itu agar kendaraan dapat melintas. Tentunya kendaraan harus berhati-hati mengingat kondisi jembatan darurat ini sifatnya hanya sementara. "Kita sangat hati-hati sekali melintas dijembatan darurat ini. Kalau salah, bisa fatal akibatnya," ujar Robin seorang sopir truk.
Saat ini, di jalan menuju kawasan industri itu, kendaraan jenis truk dan tangki untuk sementara dilarang melintas siang hari. Kendaraan yang akan masuk ke kawasan industri hanya boleh melintas pada malam hari. Ini guna menghindari kemacetan yang lebih panjang lagi.
"Sekarang ini sistemnya buka tutup. Kalau siang, kendaraan yang akan keluar dari industri yang diizinkan melintas. Sedangkan kendaraan barat yang akan bongkar muat ke industri, boleh masuk malam hari ini," kata Robin.
(cha/fjr)











































