Awak Kabin Garuda Juga Ancam Mogok Kerja Pada 28 Juli

Awak Kabin Garuda Juga Ancam Mogok Kerja Pada 28 Juli

- detikNews
Jumat, 22 Jul 2011 22:46 WIB
Jakarta - Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI), mengancam akan melakukan aksi mogok massal. Ancaman tersebut akan dilaksanakan, jika mediasi tentang perjanjian bekerja sama (PKB),dengan jajaran direksi Garuda tidak menemukan titik temu.

"Kita akan kasih waktu, terhitung dari 21 Juli sampai 28 Juli, jika tidak diwujudkan 2.200 awak kabin akan mogok," tegas Sekjen IKAGI, Jorri Kwarinekso, dalam jumpa pers, di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (22/7/2011).

Jorri juga meminta, agar Menteri Negara BUMN, dan para pemegang saham Garuda, untuk melakukan evaluasi dan perubahan di jajaran direksi. Menurutnya, jajaran direksi Garuda saat ini tidak manusiawi dalam soal pemberian jam kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan, kami yang bekerja di ketinggian lebih 30 ribu kaki, dengan oksigen yang terbatas, harus terbang sampai 18 jam, bahkan bisa sampai 20 jam," keluhnya.

Jorri menambahkan, bahwa pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Pilot Garuda (APG) untuk melakukan mogok massal bersama. "Jadi, tidak menutup kemungkinan, apa yang dilakukan oleh APG akan kami lakukan juga," ucap Jorri.

Keluhan Awak Kabin ini langsung dibantah Kepala Komunikasi Garuda Indonesia, Pujobroto. Menurutnya, jam kerja penerbang, termasuk Awak Kabin selalu sesuai dengan standar internasioanal yang ditetapkan.

"Sebagai Airline yang telah memiliki safety dan security berstandar internasional (IATA Operational Safety Audit), maka seluruh kegiatan operasional penerbangan Garuda, termasuk jam kerja awak pesawat selalu memenuhi jam kerja yang ditetapkan," ujar Pujobroto saat dihubungi secara terpisah.

Sebelumnya diberitakan, bahwa APG juga akan mengancam mogok massal. Para pilot Garuda Indonesia tersebut akan melakukan aksi mogok kerja mulai tanggal 28 Juli 2011 mulai pukul 00.00 WIB hingga 23.59 WIB.


(adi/ape)


Berita Terkait