"Saya waktu itu tidak menerima sama sekali. Namun kalau sekarang ada tuduhan terhadap DPD dan DPC yang sekarang, saya tidak tahu persis," kata Prabukusumo di Yogyakarta, Jumat (22/7/2011).
Dia menegaskan dirinya saat menjabat ketua DPD PD DIY dan mengikuti kongres sama sekali tidak menerima uang satu sen pun. "Saya hanya dengar-dengar saja, tapi itu perlu dikonfirmasi lagi," kata Gusti Prabu panggilan akrabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sendiri waktu itu mendukung Pak Andi Mallarangeng. Ketika Pak Andi dinyatakan kalah, saya sudah tidak konsen lagi dengan calon lain termasuk Pak Anas. Kalau benar itu nilainya US$ 10 ribu, hebat sekali. Saya sendiri tidak ditawari karena mungkin malu kalau saya bilang itu ke Pak Andi," kata Gusti Prabu yang mundur dari PD sejak akhir tahun lalu itu.
Meski dirinya sudah tidak mau berkomentar lebih jauh soal itu, dia menilai masalah tersebut perlu untuk segera dikonfirmasikan. "Partai perlu memberikan penjelasan yang pasti karena itu menyangkut kredibilitas. Kalau saya komentar, itu saya sudah talak tujuh. Tanyakan saja ke DPD dan DPC saja," katanya.
(bgs/fay)











































