selamat.
"Ada Garuda yang hard landing, PK GGO," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (22/7/2011).
Peristiwa tidak terlalu serius. "Sebenarnya semua tak ada masalah, hanya ada sedikit serpihan masuk ke engine yang pertama. Nose wheel-nya nggak patah, hanya ada serpihannya masuk ke engine," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pesawat sudah bisa jalan sendiri ke hanggar. Kita sedang selidiki kenapa bisa hard landing," imbuhnya.
Apakah hal itu berkaitan dengan rusaknya Instrument Landing System (ILS) di bandara tersebut?
"Akan dicek Ditkuppu (Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara)," jawabnya.
(nwk/nrl)











































