Foke Imbau Warga Berobat di Puskesmas, Ber-ISO & Murah

Foke Imbau Warga Berobat di Puskesmas, Ber-ISO & Murah

- detikNews
Jumat, 22 Jul 2011 16:59 WIB
Foke Imbau Warga Berobat di Puskesmas, Ber-ISO & Murah
Jakarta - Warga Kampung Rawa Buaya, Jakarta Barat, lebih memilih terapi kesehatan dengan tidur di atas rel kereta api ketimbang berobat ke Puskesmas yang ada di sekitar mereka. Cara berpikir ini dinilai keliru dan harus diubah.

"Ini masalah orang yang mindset-nya keliru saja, dari dulu Puskesmas kecamatan kita dapat ISO (International Organization for Standardization)," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, di Gedung Balaikota, DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2011).

Dengan mendapatkan ISO, menurut pria yang akrab disapa Foke ini, warga tak perlu pesimis dengan pelayanan yang di berikan puskesmas. Indikator keberhasilan dari puskesmas juga tidak perlu diragukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"ISO bukan diberikan cuma-cuma, ada tes-nya ada penilaiannnya. Saya kira sudah sesuai indikator keberhasilan kesehatan masyarakat di ibukota Jakarta, berulang kali saya sampaikan dari indikator lagi," katanya.

Selain itu, menurutnya, biaya pengobatan di Puskesmas juga relatif murah. "Kalau di Puskesmas, berobat umum cuma Rp 2 ribu, kalau cabut gigi Rp 5 ribu," tambahnya.

"Dan kalau Anda kalau mau cabut semua gak bayar," kelakar pria berkumis ini..

Menanggapi aktivitas warga Rawa Buaya, Foke meminta itu diberhentikan. Selain membahayakan keselamatan mereka, manfaatnya juga belum bisa dipertanggungjawabkan.

"Kan sudah diimbau itu satu langkah yang secara medis tidak bisa dipertanggungjawabkan. Secara teknis perkeretaapian juga tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi saya sudah minta kepada lurah dan camat untuk mengimbau warga agar tidak percaya dan melakukan hal-hal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," pesan Foke.

(lia/nwk)


Berita Terkait