4 Menteri Rakor Kebakaran Hutan di Riau

4 Menteri Rakor Kebakaran Hutan di Riau

- detikNews
Jumat, 22 Jul 2011 11:02 WIB
4 Menteri Rakor Kebakaran Hutan di Riau
Pekanbaru - Empat menteri menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru. Rapat ini terkait kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap.

Empat menteri Kabinet Indonesia Bersatu II ini adalah Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Suswono, Menteri LH Gusti Muhammad Hatta dan Menko Kesra Agung Laksono. Mereka membahas kebakaran hutan dan lahan yang saban tahun terjadi di Riau.

"Kita akan membahas terkait kebakaran lahan ini. Karena itu kita melakukan rapat koordinasi lintas Menteri untuk mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah kebakaran lahan di Riau ini," kata Menhut Zulkifli Hasan saat ditemui detikcom, di ruang VIP Lancang Kuning, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jumat (22/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Menhut, kasus kebakaran lahan dan hutan yang tak kunjung selesai di Riau ini, disebabkan adanya budaya yang salah. Masyarakat lokal, setiap kali membuka lahan selalu dengan cara membakar. Budaya tersebut sudah turun temurun dalam mempermudah mereka untuk membuka pertanian.

"Kita perkirakan dari kasus kebakaran lahan yang terjadi ini, 70 persen diakibatkan oleh budaya tadi. Sedangkan sisanya yang terjadi merupakan rembetan api dari perladangan masyarakat yang membakar ke kawasan hutan," kata Menhut.

Menurutnya, untuk mengatasi soal budaya masyarakat dalam membukan ladang pertanian ini, harus segara diubah. Karena selama ini, petani untuk membuka ladang pertanian seperti perkebunan sawit dan karet, selalu mencari jalan pintas dengan membakar.

"Inilah sebenarnya akar masalah sehingga saban tahun setiap musim kemarau selalu terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan asap. Karena saat kemarau panjang itulah, petani menyempatkan untuk membuka ladang pertaniannya," jelas Zulkifli.

Salah satu buktinya, asap baru akan hilang jika diguyur hujan. Hal itu menandai, ada kesengajaan membuka ladang di musim kemarau dengan model pembakaran.

"Karena itu kita akan mencari solusinya dengan melibatkan lintas menteri yang saling berkaitan," kata Zulkfli.

(cha/fay)


Berita Terkait