Panja Mafia Pemilu: Semua Keterangan Andi Nurpati Terbantahkan

Panja Mafia Pemilu: Semua Keterangan Andi Nurpati Terbantahkan

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2011 23:30 WIB
Panja Mafia Pemilu: Semua Keterangan Andi Nurpati Terbantahkan
Jakarta - Panja Mafia Pemilu telah menggali keterangan sejumlah pihak terkait surat palsu MK. Keterangan yang diberikan mantan juru panggil MK, Masyhuri Hasan membuat semua keterangan Andi Nurpati terbantahkan.

"Semua terbantahkan. Ini makin jelas dan terang benderang," ujar Ketua Panja Mafia Pemilu Chairuman Harahap di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/7/2011)

Misalnya saja Andi Nurpati menyatakan tak membuka isi surat MK pada tanggal 17 Agustus 2011 di studio JakTV. Saat itu dua staf MK, Hasan dan Nalom mengirim surat MK. Nalom menyatakan Andi sempat membuka surat tersebut. Andi, menurut Nalom sempat membuka dan berkomentar, 'Kalau tak dimenangkan mengapa dikabulkan?'

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kata Hasan dia (Nurpati) memang membuka dan membaca," kata Chairuman.

Selain itu, Nurpati selama ini mengatakan tak mengenal Dewie Yasin Limpo. Namun, menurut keterangan Hasan, Andi Nurpati sempat berbincang akrab dengan Dewie Yasin di studio Jak TV.

"Sewaktu Hasan pulang, Dewie Yasin datang ke JakTV. Dewie dan Andi Nurpati kemudian ngobrol-ngobrol," kata Wakil Ketua Panja, Abdul Hakam Naja.

Pernyataan Andi Nurpati soal surat bertanggal 14 Agustus yang dikatakan tiba-tiba ada di KPU juga terbantahkan. Surat itu tiba melalui fax yang dikirim Hasan dari mesin fax MK di lantai 11 yang merupakan ruang Andi Nurpati.

"Dia (Hasan) mengirim fax dari MK ke Andi Nurpati," kata anggota Panja lainnya, Budiman Sudjatmiko.

Andi Nurpati membantah terlibat dalam pemalsuan surat palsu MK ini. Ia juga menyatakan siap dikonfrontir dengan semua pihak.

(adi/her)


Berita Terkait