"Saya ingat betul, waktu itu tanggal 24 Juni, Hari Selasa. Dia BBM saya bahwa dia akan jumpa pers mengundang banyak wartawan di DPR. Dia merasa di zolimi dan dia akan lawan SBY," ujar Anas saat diwawancarai oleh TVOne, Kamis (21/7/2011) malam.
Menurut Anas, keesokkan harinya Nazaruddin kembali mengirim BBM kepada dirinya. Dalam pesannya itu, Nazaruddin mengaku akan hadir dalam pertemuan di kediaman SBY di Cikeas, Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Anas, semua tudingan yang disampaikan Nazaruddin kepada dirinya hanya fitnah belaka. "Itu semua bagian dari skenario fitnah kepada saya," imbuhnya.
Dari tempat persembunyiannya, Nazaruddin terus melemparkan bola panas kepada Anas Urbaningrum. Anas menduga ada aktor intelektual yang di balik tudingan M Nazaruddin terhadap dirinya. Tujuan tudingan tersebut tidak lain untuk menyudutkan dan merusak reputasi kepemimpinannya di DPP PD.
Hal senada juga disampaikan, oleh Wasekjen PD Saan Mustofa. "Yang mengarahkan Nazaruddin bisa saja dari luar atau mungkin dari dalam Demokrat," ujar Saan beberapa waktu lalu.
Saan enggan menjelaskan lebih detail mengenai dugaannya itu. Namun di dalam wawancara dengan stasiun TV swasta, pernyataan Nazaruddin hanya mengarah untuk menjatuhkan Anas.
"Dulu dia menyerang siapa saja, tapi semalem dia persempit hanya Anas yang dia serang. Saya tidak mau menuduh, tapi semalam sangat terlihat sekali," terang anggota Komisi III DPR ini.
(her/asp)











































