Arsyad Juga Sempat Buat Draf Surat Palsu MK

Arsyad Juga Sempat Buat Draf Surat Palsu MK

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2011 22:19 WIB
Arsyad Juga Sempat Buat Draf Surat Palsu MK
Jakarta - Panja Mafia Pemilu kembali menemukan informasi baru. Informasi kali ini disampaikan Masyhuri Hasan yang menyebut mantan Hakim MK, Arsyad Sanusi sempat membuat surat MK palsu.

"Tanggal 16 Agustus Hasan diminta ambil draf surat di apartemen Arsyad. Di situ ada kata penambahan," kata Wakil Ketua Panja, Abdul Hakam Naja usai RDPU dengan Masyhuri Hasan di Gedung DPR, Senayan (21/7/2011).

Kata 'penambahan' sangat krusial dalam surat penjelasan MK itu. Dengan kata itu, Dewie Yasin Limpo berhak mendapatkan satu kursi di DPR. Padahal yang berhak sebenarnya adalah Mestariyani Habie.

Oleh Arsyad, Hasan kemudian diminta mengetikkan surat tersebut. Hasan juga disuruh meminta tanda tangan panitera MK, Zaenal Arifin Husein.

"Hasan didampingi Dewie yasin, Bambang, Rara dan ibunya Rara, Pakai mobil Rara ke tempat Zainal Arifin Husein untuk minta tanda tangan," kata Hakam.

Namun dalam pertemuan itu Zaenal menolak menandatangani surat tersebut. Tamu pun undur diri dengan tangan kosong.

"Kemudian surat dibawa ke rumah Hasan. Kemudian dia musnahkan," ucap Hakam

Arsyad Sanusi berulangkali membantah terlibat dalam surat palsu MK ini. Ia menyatakan pelibatan namanya hanyalah rekayasa. Namun keterangan yang disampaikan Hasan malam ini membantah semua pernyataan Arsyad

(adi/her)


Berita Terkait