Hasan Akui Kirim Surat Palsu ke Andi Nurpati

Hasan Akui Kirim Surat Palsu ke Andi Nurpati

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2011 19:41 WIB
Hasan Akui Kirim Surat Palsu ke Andi Nurpati
Jakarta - Panja Mafia Pemilu mulai menguak sedikit demi sedikit kasus surat palsu MK. Dari keterangan Masyhuri Hasan, diperoleh informasi bahwa surat palsu MK dikirim oleh Hasan ke ruang Andi Nurpati.

“Banyak hal baru yang mulai terungkap. Misal bagaimana surat palsu itu sampai ke KPU,” ujar Ketua Panja Mafia Pemilu, Chairuman Harahap di sela-sela RDPU dengan Masyhuri Hasan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (21/7/2011).

Sayang, Chairuman enggan menjelaskan lebih detail. Namun, berbeda dengan Chairuman, anggota panja lain angkat bicara. Sucipto misalnya, ia menyebut ada pihak yang mendesak Hasan agar segera mengirim surat yang menguntungkan Dewie Yasin Limpo itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ada tiga orang yang menelepon (Hasan). Bambang, orang Dewi Yasin Limpo, Nesha (putri Arsyad Sanusi) dan Andi Nurpati minta mempercepat pengiriman surat ke KPU," ujar Sucipto di tempat yang sama.

Surat itu bertanggal 14 Agustus 2009 dengan nomor 112 yang selama ini diperdebatkan asal usulnya. Hasan mengirim surat tersebut dari mesin fax MK yang selama ini disebut telah tidak aktif, ke ruang Andi Nurpati.

“Dia (Hasan) mengirim fax dari MK ke Andi Nurpati,” kata anggota Panja lainnya, Budiman Sudjatmiko.

Saat wartawan menkonfirmasi hal tersebut kepada Hasan, ia tak membantah. Ia juga menyatakan tak menerima kompensasi apapun dari perbuatannya itu.

“Sudah saya jelaskan semua,” kata Hasan.

Andi Nurpati selama ini mengaku tak tahu menahu soal surat bertanggal 14 Agustus itu. Ia mengaku surat tersebut sudah ada dalam tumpukan berkas yang akan dibahas dalam rapat pleno KPU untuk menentukan caleg terpilih Pemilu 2009, termasuk Dapil I Sulsel.

(adi/her)


Berita Terkait