"Bisa nanti reshuffle dilakukan pada tingkat kepemimpinan DPP, bisa di tingkat legislatif, fraksi, bisa juga di tingkat-tingkat yang lainnya," kata Ketua Departemen Penegakan Hukum DPP Partai Demokrat, Benny K Harman, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7/2011).
Namun ketika ditanya apakah kemungkinan reshuffle tingkat DPP bisa sampai ke Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Benny tidak memberikan jawaban yang tegas.
"Itu (terpilihnya Anas saat kongres-red) adalah produk demokrasi tertinggi dalam produk kepartaian Partai Demokrat. Sedangkan Rakornas, salah satu jenis rapat untuk melakukan koordinasi. Kalau slama ini ada koordinasi yang macet salurannya, kita tingkatkan, kita buka kembali," ujar Ketua Komisi III DPR ini.
Ditanya apakah AD/ART Partai Demokrat memungkinan Rakornas menjadi Kongres Luar Biasa, Benny menjawab, "Soal kemungkinan, itu normatif, teori kemungkinan selalu begitu. Ini hanya Rakornas bukan KLB."
Mengenai suara-suara penonaktifan ketua umum dari sejumlah pengurus daerah, Benny mengatakan, pihaknya tetap mendengarkan dinamika yang terjadi.
"Suara itu adalah bagian dari demokrasi," ucapnya.
(lrn/ndr)











































