"Bisa saudara jelaskan, soal harta saudara yang berjumlah sekitar Rp 1,9 Miliar. Berapa gaji saudara, dan istri saudara?" tanya Komisioner KY, Suparman Marzuki, kepada Calon Hakim Agung, Daming Sunusi.
Pertanyaan Suparman tersebut, dilontarkan dalam sesi wawancara terbuka 'Penerimaan Calon Hakim Agung RI' di Gedung Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat (21/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawaban Daming yang kurang detail, membuat Suparman kembali bertanya. "Berapa penghasilan usaha anda per tahun?" cetus Wakil Ketua KY ini.
Meladeni pertanyaan tersebut, Daming yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan ini, menjawab dengan nada santai. "Untuk perikanan tergantung harga musiman, intinya bisa ratusan juta per tahun. Untuk perkebunan bisa Rp 35 juta per bulan," terang Daming.
Tidak mau ketinggalan, Ketua KY, Eman Suparman, juga memberi pertanyaan kepada Daming. "Prestasi anda tergolong bagus, apakah ini hasil dari kedekatan anda dengan pimpinan atau bagaimana?" Tanya Eman.
Mantan panitera muda Mahkamah Agung ini, langsung menjawab pertanyaan Eman. Menurutnya prestasi yang diraih merupakan hasil dari kinerjanya yang baik. "Serta saya selalu berdoa kepada Tuhan," paparnya.
Usai wawancara, Wakil Ketua KY,Suparman Marzuki sempat bercanda. Menurutnya boleh saja Hakim memiliki harta banyak, asal prosesnya benar. "Bukan berarti Hakim tidak boleh hidup kaya," ucap Suparman yang memancing tawa para hadirin di ruangan.
(gah/gah)











































