PDIP Minta SBY Tak Hanya Sibuk Urusi Partai

PDIP Minta SBY Tak Hanya Sibuk Urusi Partai

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2011 18:05 WIB
Jakarta - PDI Perjuangan meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak disibukkan dengan urusan rumah tangga partainya sendiri, seperti dalam kasus M Nazaruddin. Presiden diminta lebih fokus mengurus negara.

"Urusan partai sahabat kami, kami tidak melibatkan diri, tapi seharusnya pemerintah lebih fokus ke urusan pengelolaan negara," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7/2011).

Tjahjo menyatakan, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kini dalam 'lampu merah'. Para pengusaha juga mengeluh karena lebih dari Rp 600 triliun investasi di bidang infrastruktur terhambat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Luka lama belum tuntas disembukan, sudah ada luka baru," kata Tjahjo menganalogikan hambatan-hambatan tersebut.

Tjahjo mengatakan, saat ini juga banyak target pembangunan yang belum selesai. Belum lagi beban subsidi di APBN semakin besar.

"Bila kondisi ini tidak dicermati hati-hati, bisa mengganggu keuangan negara," ujar Ketua FPDIP DPR ini.

Mengenai hubungan antarnegara, Tjahjo mengatakan Presiden RI yang juga Ketua ASEAN saat ini juga harus membuat strategi agar peran RI lebih signifikan di kawasan.

"Memang kasus rumah tangga penting, tapi jangan sampai ganggu persoalan bangsa," ujarnya.

(lrn/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads