"Urusan partai sahabat kami, kami tidak melibatkan diri, tapi seharusnya pemerintah lebih fokus ke urusan pengelolaan negara," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7/2011).
Tjahjo menyatakan, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kini dalam 'lampu merah'. Para pengusaha juga mengeluh karena lebih dari Rp 600 triliun investasi di bidang infrastruktur terhambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjahjo mengatakan, saat ini juga banyak target pembangunan yang belum selesai. Belum lagi beban subsidi di APBN semakin besar.
"Bila kondisi ini tidak dicermati hati-hati, bisa mengganggu keuangan negara," ujar Ketua FPDIP DPR ini.
Mengenai hubungan antarnegara, Tjahjo mengatakan Presiden RI yang juga Ketua ASEAN saat ini juga harus membuat strategi agar peran RI lebih signifikan di kawasan.
"Memang kasus rumah tangga penting, tapi jangan sampai ganggu persoalan bangsa," ujarnya.
(lrn/rdf)











































