"Satu hal yang paling beda antara dia dengan hasil investigasi MK, dia membantah mengonsep surat. Bukan dia yang konsep surat itu, dia sebut Zaenal dan Faiz. Dia hanya juru panggil," ujar anggota Panja Akbar Faisal, di sela-sela RDP yang digelar tertutup di Gedung DPR, Kamis (21/7/2011).
Zaenal yang dia maksud adalah Zaenal Arifin Husein mantan panitera MK. Sementara Faiz adalah staf MK.
"Dia jawab lancar dan tenang. Secara kronologis menyebut nama-nama yang selama ini berkembang, termasuk Andi Nurpati," katanya.
Menurut Akbar, Hasan juga berkomunikasi dengan putri mantan Hakim MK Arsyad Sanusi, Nesyawati Sanusi. Padahal sebelumnya, Nesyawati membantah berkomunikasi dengan Hasan. Nesya saat dimintai keterangan Panja mengaku hanya sekali bertemu Hasan dan tak pernah berkomunikasi lagi.
"Mulai tanggal 9 Agustus proses komunikasi Hasan dengan Nesha di sebuah tempat. Tanggal 13 ada proses di MK, dan itu berkaitan dengan tanggal 16 dan 17," kata Akbar.
(adi/rdf)











































