"Lebih cenderung berasal dari ringtone BB atau HP milik Nazar yang bunyi. Sangat ceroboh sekali kalau dia ngobrol dengan back sound itu," kata Roy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7/2011).
Kesimpulan itu, kata Roy, berdasarkan amplitudo suara nada yang tidak turun naik, yakni mengecil-membesar-mengecil, layaknya penjual roti yang mendekat lalu menjauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai mengapa seorang Nazaruddin memilih ringtone jingle Sari Roti, Roy tidak tahu menahu. "Kenapa pakai Sari Roti? Wallohu a'lam," ujarnya.
Kemungkinan lainnya, menurut Roy, adalah Nazaruddin yang berada di luar negeri menggunakan sistem Conference Call dibantu rekannya di Indonesia. "Jadi bocornya suara itu dari rekan yang membantunya Conference Call tersebut," ujar alumnus Ilmu Komunikasi UGM ini.
ββDia melanjutkan, Nazaruddin juga sangat dimungkinkan menggunakan VoIP dengan Calling Card berbeda-beda karena PreFix incoming-nya ketika di Metro TV dan juga TVOne kemarin berbeda-beda. "Padahal delay time dan gain audionya sama," ujarnya.
ββDia menambahkan, VoIP tersebut kelihatan dari delay time yang cukup kentara, terlebih ketika di acara Jakarta Lawyer Club TVOne di Hotel Nikko yang dibawakan Karni Ilyas.
"Kalau sewaktu bersama Indra Maulana dan Zelda Safitri di Metro juga ada delay tetapi pemirsa tidak terlalu merasakan, kecuali ada feedbacknya," ujarnya.
(lrn/ndr)











































