"Penonaktifan itu menabrak perintah SBY," kata Pasek usai diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7/2011).
Pasek mengingatkan kembali instruksi SBY beberapa waktu lalu yakni menjamin tidak ada Kongres Luar Biasa dan menyerahkan kepada ketua umum untuk 'membersihkan' partai dari orang-orang yang bermasalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia bukan pemilik suara," kata Pasek menambahkan yang mempunyai suara dalam kongres adalah ketua DPD.
Mengenai desakan penonaktifan Anas dari pendiri Demokrat, Pasek mempertanyakan soal keanggotaan mereka di partai. Sebab banyak pendiri Demokrat mendirikan partai baru di pemilu 2009.
"Dan setelah partai mereka kalah, karena kesejarahan mereka masih menggunakan nama Demokrat," ujarnya.
(lrn/mpr)











































