detikcom adalah salah satu media yang mencari tahu kebenaran kabar tersebut. Pada Kamis (21/7/2011), bersama dengan wartawan lainnya, detikcom datang ke Dusun Sambipitu, Desa Bunder, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul. Konon di dusun itulah, UFO menampakkan diri.
Penelusuran dimulai dari seorang warga setempat bernama Sujarwo. Pria berumur 60 tahun yang bekerja sebagai pedagang kelontong dan tiket bus itu memasang tampang bingung kala wartawan menanyakan kebenaran isu UFO yang dikabarkan melayang-layang pada Rabu (20/7) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika dikasih tahu UFO seperti piring terbang, Sujarwo dengan lugu bertanya lagi,"Piring terbang niku pripun (seperti apa)?"
Warga yang tinggal di depan Jalan Raya Yogya-Wonosari atau simpangtiga Sambipitu itu menyatakan, dirinya tidak melihat ada penampakan aneh di langit sejak semalam. Tak hanya Sujarwo, tukang ojek di dusun itu juga mengaku tidak mendengar ada kehebohan lantaran ada penampakan UFO.
"Tidak ada ramai-ramai di sini semalam, Mas," ujar salah satu tukang ojek. Dia menyebut, para tukang ojek umumnya meninggalkan pangkalan pukul 24.00 WIB. Sehingga jika ada kehebohan di dusun yang kecil itu, pasti diketahui.
Demikian halnya dengan petugas di Balaidesa Bunder dan petugas Polek Patuk. Mereka mengaku tidak mendapat laporan warga terkait UFO.
Matahari perlahan condong ke arah barat. Satu demi satu pencari warta meninggalkan Dusun Sambipitu. Isu UFO melayang selama beberapa menit di atas dusun itu pada Rabu malam lalu nihil.
(vit/nrl)











































