"Secara umum single operation sudah berjalan baik. Keterlambatan masih ada namun itu bukan merupakan hal yang signifikan," kata Kepala Daops I PT KAI Purnomo Radiq dalam jumpa pers evaluasi single operation commuter line di Gedung Jakarta Railway Center, Jl Djuanda, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2011).
Putnomo mengatakan, salah satu penyebab keterlambatan adalah adanya persilangan di Stasiun Manggarai. Akibat adanya persilangan rel itu, kereta yang akan melintas harus menunggu kereta lainnya lewat untuk melanjutkan perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purnomo mengatakan, untuk mengatasi krosing tersebut, PT KAI akan melakukan rerouting atau penataan rute. Rencanya kereta Bogor-Jakarta hanya akan sampai ke Stasiun Manggarai. Kemudian penumpang berganti kereta lain ke tempat tujuannya masing-masing.
"Nanti jadinya hanya akan tinggal 5 perjalanan. Ada yang masuk ke Kota namun ada juga yang berbelok," terangnya.
Purnomo mengatakan, rerouting ini akan mulai dilakukan Oktober mendatang. Meski demikian, belum seratus persen dilakukan. Ia berharap dengan kebijakan ini akan menurunkan angka keterlambatan kereta.
(nal/nvt)











































