"Hubungan Pak Nazar dan Anas sudah akrab. Nazar bendahara. Sinergi kedua jalan terus. Kenapa keakraban pecah, saya kira tidak berandai-andai. Ada yang bilang Nazaruddin ditunggangi dari dalam, itu konyol. Ini hanya persoalan pribadi Nazar dan Anas, personal," kata Max sebelum menghadiri rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7/2011).
Ketika ditanya mengenai biaya kongres PD, Max menjawab Anas sebagai Ketum PD harus memiliki ongkos politik. "Biayai dia dan perangkat masuk dan pemilihan. Political cost ya bukan money politics. Transportasi itu pun bervariasi. Tergantung mereka darimana," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cuma kebetulan saja pas kejadian Nazaruddin. Dalam rakornas tidak ada penggantian pengurus. Saya jamin itu," kata Max.
Kata Benny K Harman tidak ada yang tidak mungkin? "Saya ini wakil ketua umum," jawab Max dengan nada tinggi.
(aan/fay)











































