"Pihak kepolisian sudah meminta operasional wahana Tornado distop dulu," ujar Kapolsek Pademangan Kompol Ahmad David, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (20/7/2011) malam.
David belum bisa memastikan sampai kapan wahana ini akan ditutup. Semua tergantung pada pemeriksaan di lapangan yang rencananya akan dilakukan Kamis (21/7) besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memeriksa kerusakan yang terjadi di mesin, polisi juga akan memeriksa orang-orang yang bekerja sejak pagi hari di wahana ini. Menurutnya, semua masih akan didalami.
"Besok kita akan lakukan pemeriksaan. Kita harus tanya hulu ke hilir siapa yang bertanggung jawab dari pagi itu siapa," katanya.
Untuk pemeriksaan hari ini, lajut David, polisi mendapat keterangan bahwa wahana ini dalam keadaan layak beroperasi setelah pagi harinya dilakukan uji coba. Dari hasil interogasi yang dilakukan pengoperasian wahana ini telah sesuai prosedur.
"Kita akan cek prosedur pengoperasionalannya. Memang menurut mereka ada beberapa permainan mereka yang sudah mendapat sertifikasi ISO. Dan soal mekanismenya, dari informasi yang kita himpun itu sebelum dioperasikan diujicoba pada pagi hari oleh maintenance, setelah itu diserahkan ke operasional. Kalau saat itu ada masalah, tidak akan dioperasionalkan, tapi waktu tadi pagi diujicoba tidak ada masalah," cerita David.
David sekali lagi memastikan belum menemukan unsur kelalaian atas insiden ini termasuk unsur pidananya. "Kalau unsur pidana itu kalau ada korban terluka (eccident), tapi sejauh ini tidak ada korban terluka. Meski demikian, kita tetap dalami hal ini," terangnya.
(lia/anw)











































