"Fokus saja menghadapi Nazar, lawan dan harus berani tampil," ujar Marzuki kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7/2011).
Menurut Marzuki, Anas saat ini terkesan menunggu-nunggu untuk melawan semua serangan Nazaruddin. Menurutnya Anas terlalu banyak pertimbangan dalam menanggapi setiap tudingan dari mantan Bendahara Umum PD itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sesi wawancara dengan Metro TV Selasa (19/7) sore, Nazar begitu berapi-api membeberkan peranan Anas dalam kasus dugaan suap Kemenpora. Nazar juga menceritakan aliran dana saat Kongres Partai Demokrat tahun lalu yang memenangkan Anas.
(her/anw)










































