Chandra Bantah Ada Kesepakatan dengan Anas

Chandra Bantah Ada Kesepakatan dengan Anas

- detikNews
Rabu, 20 Jul 2011 14:52 WIB
Chandra Bantah Ada Kesepakatan dengan Anas
Jakarta - Komisioner KPK Chandra M Hamzah membantah tudingan M Nazaruddin, ada kesepakatan antara dia dengan Anas Urbaningrum tentang proses hukum kasus suap Wisma Atlet SEA Games. Sejak menjadi Anas menjadi Ketum DPP PD, keduanya tidak pernah bertatap muka.

"Saya tidak pernah ketemu Anas sejak yang bersangkutan jadi Ketum DPP PD. Ketemu saja nggak pernah, apalagi membuat deal-deal itu," ujar Chandra di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7/2011).

Kepada wartawan yang mencegatnya sebelum rapat antara KPK dengan Timwas Kasus Century, Chandra juga membantah tudingan lain dari M Nazaruddin. Tudingan itu soal dirinya pernah bertandang ke kediaman M Nazaruddin untuk mengambil titipan uang dari seorang pengusaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang menuduh siapa? Nazaruddin? Tanya ke yang menuduh saja," ujarnya.

Bantahan juga disampaikan pimpinan KPK lainnya M Jasin yang dituding Nazaruddin ikut dalam kesepakatan dengan Anas Urbaningrum, agar tidak memeriksa politisi lain dalam kasus suap Wisma Atlet. Sebagai kompensasi dari kesepakatan itu, Anas menjanjikan Fraksi PD akan memuluskan pencalonan mereka sebagai pimpinan baru KPK.

"Kalau kita akan keluar ke mana pun, harus izin ke pimpinan lain. Istilahnya ada persetujuan pimpinan lain untuk menemui seseorang. Konteksnya tidak cuma untuk Nazaruddin, tapi semuanya. Kebetulan saja Nazaruddin sudah jadi tersangka," papar Jasin.

Di dalam wawancaranya dengan MetroTV, Selasa (19/7), Nazaruddin menyebut bahwa PD ada KPK telah membuat kesepakatan dalam proses hukum kasus suap Wisma Atlet SEA Games 2011. Bahwa penyidikan KPK hanya sampai Nazaruddin, tidak perlu memeriksa Angelina Sondakh, Anas Urbaningrum dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Menurut Nazaruddin, sebagai kompensasinya, Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah akan terpilih kembali sebagai salah satu pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam pemilihan ke depan. β€œKPK itu bohong semua, saya tahu KPK itu perampok,” ujarnya.

(her/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads