"Saya makin yakin dia digunakan pihak lain oleh kepentingan politik pihak lain untuk merusak nama saya," kata Anas kepada wartawan di rumahnya, Jl Teluk Semangka C4, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (20/7/2011).
Dalam kesempatan itu Anas menemui wartawan di teras rumahnya yang berlantai dua yang tampak megah. Rumah Anas bercat krem ini berpagar hitam dan ada pos satpam di dekat gerbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya meyakini itu sebagai serangan politik, yang dikatakan dia bukan fakta, tapi halusinasi. Cerita karangan fitnah yang tidak ada dasarnya," imbuhnya.
Sayangnya Anas tidak mau menyebutkan pihak yang mengendalikan Nazaruddin. "Karena itu tuduhan hukum, kalau ada data atau bukti serahkan ke KPK," tuturnya.
(ndr/fay)











































