Kiai PKB se-DIY Gelar Doa untuk Wiranto-Solah
Jumat, 25 Jun 2004 17:36 WIB
Yogyakarta -
Para kiai PKB se-DIY menggelar doa untuk Wiranto yang dikemas dalam acara 'Mujahadah dan Doa Bersama untuk Wiranto. Acara ini juga diikuti oleh ratusan warga sekitar Pondok Pesantren Al Munawir Krapyak Bantul.Acara yang diprakarsai Forum Masyarakat Peduli Kemaslahatan bangsa (FM-PKB) itu digelar di halaman Ponpes Al Munawwir di Krapyak Desa Panggungharjo Sewon Bantul, Jumat (25/6/2004). Acara ini dihadiri para pendukung Wiranto-Salahuddin Wahid dari kalangan warga PKB.Acara bertajuk 'Mujahadah dan Doa untuk Kemaslahatan dan Masa Depan Bangsa Indonesia' itu antara lain juga dihadiri ketua DPD I Partai Golkar DIY, H Sudarno, Sekretaris DPW PKB DIY H Nur Achmad Affandi, pengurus ponpes Al Munawir KH Ahmad Warsun Munawwir, KH Najib Abdul Qodir Munawwir, KH Abdul Hafidz Abdul Qodir Munawwir, Ida Fatimah Zainal Abidin Munawwir mewakili tuan rumah, KH Ahmad Badawi Cholil dari Ponpes Deresan Bantul, dan KH Mabarun Rohman dari Bantul.Acara yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB itu diawali dengan doa bersama dipimpin oleh KH Ahmad Badawi Cholil dan KH Najib Abdul Qodir serta ceramah oleh KH Mabarun Rohman. Dalam ceramahnya Mabarun mengatakan, yang perlu diperhatikan saat ini adalah nasib umat/rakyat Indonesia dan bukan membahas soal presiden. "Niki kabeh ngrembug awake dhewe, nek presiden wis podho dirembug wong okeh. (Ini semua membicarakan nasib kita sendiri, kalau presiden sudah dibahas oleh oleh banyak red)," kata Mabarun bergurau saat mengawali ceramahnya.Mabarun mencontohkan saat ini yang terpenting adalah tidak perlu mendorong banyak kendaraan yang mogok, tapi mendorong diri sendiri agar berdaya. "Kalau presiden besok berhasil mengatur negara pasti akan mempunyai uang banyak, lha kalau kita sendiri bagaimana sehingga perlu dipikirkan sendiri. Jangan hanya bertengkar terus dengan saudara sendiri, sementara yang kita bela itu sudah jadi anggota DPR sudah saling berangkulan," katanya.Dalam pernyataan sikap yang dibacakan oleh KH Abdul hafidz Abdul Qodir Munawwir, mereka menyatakan mendukung dan memilih pasangan Wiranto - Salahuddin Wahid sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2004 - 2009. Mereka juga menyerukan kepada warga nahdliyin untuk senantiasa cermat dan jeli menghadapi pilpres 5 Juli 2004 mendatang dengan tetap meneladani ulama demi kemaslahatan bangsa. Selain itu FM PKB juga menyerukan kepada ulama dan kiai untuk selalu bersatu dan merapatkan barisan dalam garis perjuangan dan dakwah Islam, menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar, menjaga kesatuian umat, bangsa dan negara.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































