Diserang Balik, KPK Harus Lebih Agresif Tangkap Nazaruddin

Diserang Balik, KPK Harus Lebih Agresif Tangkap Nazaruddin

- detikNews
Rabu, 20 Jul 2011 07:04 WIB
Diserang Balik, KPK Harus Lebih Agresif Tangkap Nazaruddin
Jakarta - Tersangka kasus suap Kemenpora M Nazaruddin menyerang balik KPK dan pimpinan lembaga penegak hukum tersebut. Momentum ini harus dimanfaatkan KPK untuk lebih berani mengambil tindakan terhadap mantan bendahara Partai Demokrat tersebut.

"Ini harusnya jadi momentum buat terutama KPK. Ini adalah tamparan untuk betul-betul lebih cepat dan lebih agresif dalam menangkap Nazaruddin," kata pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya, kepada detikcom, Selasa (19/7/2011).

Bagi Yunarto, bukan tindakan strategis kalau KPK cuma membantah serangan yang dialamatkan Nazaruddin. Bahkan, hal itu justru akan membuat KPK terseret lebih jauh ke dalam drama politik yang disutradarai oleh Nazaruddin.

Bukti KPK terjebak dalam politik itu, kata Yunarto, sudah terlihat. Antara lain ketika KPK mencekal Nazaruddin sehari setelah kabur ke Singpura pada 23 Mei 2011. Lalu, KPK menyatakan tidak mau mengambil percakapan BBM dari Nazaruddin seperti halnya elit Demokrat tak mempercayainya isi BBM tersebut.

"Ini kan sebuah kelambatan atau bahakan ketakutan dari KPK terhadap Nazaruddin," imbuhnya.

Untuk jangka panjang, pengakuan Nazaruddin di televisi tentang aliran dana dari perusahan kepada partai politik bisa diteliti KPK lebih dalam. Pengakuan Nazaruddin itu memberikan gambaran jelas bagaimana modus korupsi berlangsung.

"Pengakuan Nazaruddin itu template yang bisa dipegang penegak hukum dalam meberantas korupi. Sebelumnya, aliran uang ke partai politik itu sangat sulit dibuktikan. Ini harus ditangkap dan dirumuskan dan menjadi tools secara preventif untuk membongkar korupsi," kata Yunarto.


(irw/Ari)


Berita Terkait