"Ada empat rangkaian bom yang kita temukan. Dua masih aktif. Rangkaian bom ditemukan dengan baterai dan kabel. Kita masih olah TKP sekarang," kata Kapolres Bima AKBP Fauza Barito melalui sambungan telepon.
Fauza dihubungi Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husein. Keterangan Fauza dipublikasikan pada wartawan di Mapolda NTB, Selasa (19/7/2011), siang. Fauza mengatakan, selain bom, pihaknya juga menemukan sejumlah pipa yang diduga untuk membuat bom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi bahkan menduga, temuan bom di Soromandi adalah barang bukti yang berasal dari Pondok UBK yang hendak disembunyikan. "Bahkan ada yang disengaja disebardalam rangka penghilangan jejak. Jadi ada upaya dikuburkan di tempat lain," katanya.
Informasi yang dihimpun detikcom, bom ditemukan polisi atas pengembangan pemeriksaan Furkon, santri Pondok UBK yang diamankan Senin kemarin.
(mah/lh)











































