TNI Jadi Sasaran, Penembakan di Timika Bermodus Dendam

TNI Jadi Sasaran, Penembakan di Timika Bermodus Dendam

- detikNews
Jumat, 25 Jun 2004 16:40 WIB
Jakarta - Kasus penyerangan dan penembakan yang menewaskan 2 warga Amerika Serikat (AS) di Timika, Papua pada 31 Agustus 2002 lalu, diduga bermodus dendam. Sasaran sebenarnya adalah TNI."Penyerangan dan penembakan berangkat dari rasa dendam. Mereka dendam terhadap Freeport, TNI dan Polisi Nasional Indonesia. Namun sasaran sebenarnya TNI," kata Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Dadang Garnida dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/6/2004).Dikatakan Dadang, hasil penyelidikan dan investigasi disimpulkan pelaku penembakan Anthonius Wamang dengan 14 orang anggota kelompoknya. Mereka dibawah kendali Kelly Kualik."Semula Kelly Kualik menyuruh Anthonius meledakkan Freeport pada 14 Agustus 2002. Setelah berdiskusi, rencana dibatalkan karena di Freeport lebih banyak sipil sehingga mereka mencari target sasaran lain. Mereka mengetahui, kalau TNI biasanya pulang dengan mobil Freeport dan akhirnya mereka menembak mobil yang melintas pada 31 Agustus," ungkap Dadang."Namun diketahui korbannya sipil bukan TNI. Padahal sasaran sebenarnya TNI, jadi tidak ada keterlibatan TNI untuk masalah di Timika," imbuhnya.Menurut Dadang, Anthonius Wamang bersama kelompoknya menyerang dan melakukan penembakan dengan tiga senjata, yakni M 16, SS 1 dan senjata mouser.FBIKapolri Jenderal Da'i Bachtiar menambahkan tim FBI bersama Bareskrim Mabes Polri telah mendiskusikan perkembangan kasus penembakan di Timika. Pelakunya hingga kini masih dalam pemeriksaan."Untuk kasus Timika, Bareskrim Mabes Polri menerima kedatangan tim FBI yang beranggotakan 7 orang, untuk mendiskusikan temuan perkembangan kasus Timika. Konkretnya masih menunggu penyidikan. Memang salah satu pelakunya Anthonius Wamang yang disebut-sebut FBI, tetapi semua masih dalam penyidikan," demikian Kapolri. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads