"Jika memang organisasi partai menginginkan hal itu, tentu saya siap melaksanakan apa pun keputusan partai nantinya," ujar Romahurmuziy sebelum menghadiri Rapat Paripurna DPR, Selasa (19/7).
Politisi yang akrab disapa Romy ini menjelaskan, seusai Idul Fitri atau setelah Agustus mendatang, PPP akan menggelar rapat kerja nasional (rakernas). Sehingga, soal perlu tidaknya anggota Dewan yang dipilih menjadi Sekjen PPP mundur dari jabatan anggota Dewan atau tetap boleh merangkap, akan dibahas dalam kegiatan tersebut.
Meski demikian, Romy belum bersedia menjawab secara tegas atas informasi yang menyebutkan bahwa Tim Formatur telah memutuskan ia menjadi Sekjen PPP mendampingi Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. "Kalau itu resminya tunggu aja nanti hari Senin (25/7) mendatang akan diumumkan DPP PPP soal Sekjen yang baru ya," tegas Ketua Komisi IV DPR ini.
(nwk/nwk)











































