"Belum masih perlu dirangkai karena masih digabungkan dengan keterangan yang lain," tutur Busyro di hotel Aryaduta, Jakpus, Selasa (19/7/2011) siang.
Mantan Ketua Komisi Yudisial ini menyatakan, Yulianis telah beberapa kali memberikan laporan kepada penyidik. Namun Busyro, mengaku tidak ingat detail pengakuan Yulianis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yulianis, staf keuangan M Nazaruddin yang juga pernah bekerja di Permai Grup, disebut-sebut mengeluarkan sejumlah uang atas perintah bos nya setelah kongres Partai Demokrat (PD) kepada sejumlah petinggi partai tersebut. Namun Yulianis menegaskan, tak pernah ada nama Ketum PD Anas Urbaningrum dalam catatan keuangannya.
Dalam wawancara dengan RCTI, Yulianis mengakui, dirinya pernah disuruh mengantarkan sejumlah uang menjelang kongres PD. Namun, Yulianis enggan mengkonfirmasi jumlah uang tersebut beserta pihak-pihak yang menerimanya. Yulianis menambahkan setelah kongres uang itu malah kembali pada Nazaruddin.
(fjr/mad)











































