Hal ini disampaikan bang Faisal usai diskuasi outlook pasar modal triwulan III di Plaza Arcadia, Senayan Jakarta, Senin (18/7/2011) malam.
"Saya memutuskan diri untuk maju jadi calon Gubernur. Insya Allah butuh 350 KTP," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bukan anti partai atau musuh partai. Tapi kita membutuhkan membutuhkan keseimbangan politik baru, yang bukan dari partai," tuturnya.
Meski dari calon independen, Faisal siap menyakinkan masyarakat Jakarta melalui program-program yang terencana. Gerakan sosial siap dilakukan ia bersama tim.
"Jika bukan saya yang maju, teman-teman lain juga siap demi adanya ruang untuk alternatif. Semakin banyak itu bagus, jangan cuma dua," tegasnya.
Pemilihan Gubernur (Pilgub) rencana dilaksanakan pada 2012. Beberapa partai politik mulai mengusung calon-calon mereka, dalam bentuk brand image di Baliho sepanjang jalan di Jakarta.
Namun saat ini kecendurungannya, tidak ada parpol yang meraih kepercayaan masyarakat. Untuk itulah peluang calon independen terbuka lebar.
Kekuatan cagub independen memiliki pekerjaan untuk mencari dukungan dari orang-orang yang sudah tidak memiliki kepercayaan terhadap parpol atau golongan putih (golput).
(wep/mok)











































