Acara tersebut diharapkan mampu merevitalisasi upaya penyelenggaraan pembangunan berkelanjutan di tingkat global dan nasional. Acara bertajuk High Level Dialogue on The Institutional Framework for Sustainable Development (HLD IFSD) tersebut diselenggarakan Selasa (19/7) besok di Hotel Lor In, Solo.
Acara akan dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta. 250 Pesertanya datang dari 80 negara, 10 organisasi/badan di bawah naungan PBB, 21 grup besar dan 17 LSM dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana mengatakan dialog akan dihadiri para pengambil keputusan, pejabat-pejabat PBB, wakil dari berbagai organisasi regional dan internasional dengan portofolio dalam pembangunan berkelanjutan. Selain itu juga, acara dihadiri perwakilan masyarakat sipil, peneliti dan ahli-ahli untuk pertukaran ide.
"Solo Meeting ini merupakan titik penting untuk mendorong kelembagaan lingkungan yang lebih efektif. Melalui inisiatif ini diharapkan proses reformasi pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup di tingkat global akan dimulai," kata Dana Kartakusuma, Senin (18/7/2011).
Disebutkannya acara tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Indonesia dan UNDESA (United Nations Departement of Economic and Social Affairs), sebuah lembaga di bawah PBB. Sedangkan hasilnya akan menjadi kontribusi bagi pertemuan intra 2 untuk Rio+20 di bulan Desember 2011 mendatang.
"Pentingnya diskusi ini bagi Indonesia adalah merevitalisasi upaya penyelenggaraan pembangunan berkelanjutan, tidak hanya di tingkat global tapi juga di tingkat nasional dan lokal. Solo Meeting ini juga merupakan tonggak sejarah bagi proses pengembangan kelembagaan pembangunan berkelanjutan demi kelangsungan kehidupan manusia," lanjutnya.
(mbr/fay)











































