"Saya juga telah meminta maaf kepada Anjas sampai nangis-nangis saat dimediasi di kantor polisi dan itu ditemani kuasa hukum saya," kata Leni saat dikonfrontir dengan kesaksian Anjas di PN Pusat, Jl Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Senin (18/7/2011).
Leni bersedia membayar uang pengganti biaya pengobatan setelah menyiram Anjas dengan air panas saat membela diri. "Dia minta uang ganti Rp 30 juta tapi saya bilang saya mau bayar asal ada tanda bukti pembayaran," kata gadis cantik ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat hendak mengambil handphone miliknya, kata Leni, Anjas menahan Leni dengan tangannya dan menyudutkannya di tembok sehingga Leni tidak dapat bergerak.
"Yang mengunci pintu kamar juga Anjas. Saya ditarik hingga jatuh sebanyak dua kali saat mau membuka pintu kamar," ujar Leni.
Selain itu, Leni memutuskan hubungan dengan Anjas lantaran sempat dimintai uang untuk membayar uang pajak mobil Anjas dan uang service mobil Anjas.
Rencananya, sidang Leni akan dilanjutkan pada Senin 25 Juli 2011 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.
Anjas sebelumnya memberikan kesaksian disiram air panas setelah mengambil handphone Leni. Namun, Anjas menegaskan Leni tidak pernah menyampaikan permintaan maaf.
(fiq/aan)











































