"Kita masih buru pemodal yang memberikan uang untuk membeli tiket para para calo ini," kata Kepala Humas Daops I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Mateta Rizalulhaq kepada detikcom, Senin (18/7/2011).
Mateta mengatakan, modus para calo tersebut biasanya ikut antre dan membeli tiket seperti penumpang lainnya. Setelah mendapatkan tiket kemudian mereka menawarkannya kepada calon penumpang di Stasiun Gambir yang kehabisan tiket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mateta menjelaskan, para calo ini kemudian menawarkan tiket tersebut di kawasan Stasiun Gambir. Namun transaksi dilakukan di luar lingkungan Stasiun Gambir. "Modusnya memang seperti itu," katanya.
Para calo ini tertangkap setelah petugas kepolisian melakukan penyelidikan dan penyamaran di sekitar Stasiun Gambir. Setelah tertangkap mereka dibawa ke Polsek Gambir.
"Penjagaan sudah dilakukan baik secara tertutup maupun terbuka. Kita terus berusaha mengamankan Gambir," katanya.
Mateta mengatakan, tiket yang menjadi incaran para calo adalah tiket kereta eksekutif dan bisnis. Tiket kereta ini memang selalu laris saat Lebaran tiba. "Kalau tujuannya macam-macam ada Cirebon, Yogyakarta, Semarang dan tujuan lainnya," katanya.
(nal/fay)










































