Menhub: Penerbangan Indonesia Ada Progress

Menhub: Penerbangan Indonesia Ada Progress

- detikNews
Senin, 18 Jul 2011 15:24 WIB
Menhub: Penerbangan Indonesia Ada Progress
Jakarta - Berdasarkan hasil audit yang dilakukan International Civil Aviation Organization (ICAO) untuk compliance level pada penerbangan Indonesia, mengalami peningkatan menjadi 80,4 persen pada tahun 2009. Hasil ini menunjukkan Indonesia telah memenuhi 8 kriteria penilai yang dilakukan ICAO.

"Ada delapan kriteria atau area yang diperiksa oleh ICAO di Indonesia, hasilnya cukup gembira karena ada progress yang ditunjukkan misalnya pada kriteria penilaian mereka seperti legislasi," ujar Menteri Perhubungan Fredy Numberi, usai mengadakan pertemuan dengan Presiden ICAO Roberto Kobeh Gonzales, di Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (18/7/2011).

Meski hasil audit menunjukkan perubahan yang baik, namun hasil itu menurut Fredy belumlah sempurna. Karena sampai saat ini Indonesia belum air navigation service yang baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itulah yang akan kita dorong, saat ini masih dalam proses pembuatan perum dalam rangka keselamatan penerbangan, karena masih tunggu (aturannya) dari Menkeu dulu," katanya.

Dalam pertemuan yang sudah digelar sejak pagi tadi, Roberto dan Fredy juga membahas tentang kekurangan pilot dalam penerbangan dunia. Untuk memecahkan masalah ini, keduanya berencana mengadakan kerjasama di bidang pendidikan.

"Tadi Presiden Roberto mengatakan, apa mungkin kerjasama dalam hal pendidikan, kalau saya bilang kita terbuka, tujuannya agar punya standar pilot yang sama, terjamin dan tidak ada perbedaan," jelas politisi PD ini.

Selain itu, Fredy juga sempat bertanya kepada Roberto tindakan apa yang harus dilakukan pemerintah kepada maskapai penerbangan yang sering mengalami delayed.

"Karena kejadian itu sebenarnya juga dialami di negara lain, tapi memang kata Mr Roberto, pemerintah tidak boleh mencampuri. Pemerintah tidak boleh intervensi. Hanya kita memang tegaskan, mereka boleh bergabung asal mengikuti standar yang kita tetapkan, dan si perusahaan itu juga harus meningkatkan kualitasnya," jelas pria berkacamata ini.

Roberto sendiri telah berada di Indonesia sejak 16 Juli sampai 20 Juli mendatang. Pertemuan kali ini akan membahas banyak hal termasuk bagaimana membicarakan keamanan dan keselamatan penerbangan udara.

"Mudah-mudahan kunjungan ini akan lebih meningkatkan Indonesia dalam hal kepercayaannya untuk terbang kemana-mana. Selain itu banyak perubahan yang kita lakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas dari aspek keselamatan penerbangan ini. Di sisi lain dari aspek keamanan ada beberapa hal juga dibicarakan, tentu gimana ke depan, bisa terjamin oleh pemerintah, khususnya pada para operator-operator di bidang penerbangan," terangnya.


(lia/gun)


Berita Terkait