"Ketua Wanbin (dewan pembina) juga sangat setuju dan mendukung langkah DPP memecat Nazaruddin," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat (DPP PD) Ramadhan Pohan saat dihubungi detikcom, Selasa (18/7/2011).
Selain SBY, kata Ramadhan, kader-kader PD di daerah juga mendukung keputusan pemecatan Nazaruddin. "Bahkan kader-kader di dapil Nazaruddin, seperti Jember dan Lumajang juga mendukung," tegas dia.
Menurut Ramadhan, keputusan memecat Nazaruddin diambil secara bulat. "Semua lini setuju putusan DPP, insya Allah Tuhan juga merestui. Amien," ujar Ramadhan.
Sebelumnya, Ramadhan memastikan bahwa DPP sudah resmi memecat Nazaruddin dari DPR dan DPP PD, dengan mengirimkan surat peringatan ke-3 (SP3). "Nazaruddin dipecat, karena telah menjadi beban partai, menjadi nila bagi partai, melanggar etika politik partai, dipanggil KPK pun tidak mau," kata Ramadhan.
Sebelum dipecat, Nazaruddin sebelumnya telah diberhentikan dari jabatan bendahara umum DPP PD. Nazaruddin menjadi tersangka dalam kasus penyuapan dalam proyek pembangunan Wisma Atlet di Kemenpora.
(gah/asy)











































