Sekretaris FPAN DPR, Viva Yoga Mauladi mengatakan, pihaknya akan mengusulkan kepada DPP PAN untuk mengevaluasi keberadannya di Setgab.
"Setgab tidak ada gunanya di parlemen ini," kata Viva menyoal ego Partai Golkar dan Partai Demokrat yang mempertahankan PT sebesar 5 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yoga mempertanyakan komitmen pembentukan Setgab sebagai kerjasama di pemerintahan dan parlemen.
"Apa makna substansinya Setgab? Kalau kepentingan Demokrat baru ada Setgab, kalau kepentingan kolektif tidak ada Setgab," cetus Yoga.
Ketua FPPP DPR Hasrul Azwar mengtakan pihaknya juga akan mengevaluasi Setgab karena Demokrat terlalu egois.
"Kalau undang rapat (Setgab bicarakan) Century, mafia pajak cepet dia, telepon kita berdering terus. Kalau soal PT baru nanti malam," sindir Hasrul tentang rapat paripurna pengesahan RUU Pemilu yang digelar besok.
"Demokrtat hanya mementingkan dirinya sendiri. Tidak berperasaan ketika kepentingan orang terganggu," tegas Hasrul.
(lrn/mad)










































