"Itu tidak benar, karena sampai sekarang kita belum terima surat pengunduran diri. Kita juga tidak mau terpancing dengan pernyataan dia," ujar Sekretaris Dewan Kehormatan PD, Amir Syamsuddin kepada detikcom, Senin (18/7/2011).
Sementara proses pemecatan Nazaruddin dari Partai Demokrat (PD) hingga kini masih terus berjalan. Pekan ini DPP PD akan kembali melayangkan surat peringatan ke tiga (SP3) kepada Nazaruddin.
"Proses pemecatan jalan terus. Pekan ini ada surat lagi untuk dia,"
Menurut Amir, apa yang selama ini disampaikan Nazaruddin kepada wartawan baik melalui pesan singkat maupun BlackBerry Mesengger adalah bohong belaka.
"Belum tentu juga itu dari dia toh. Yang jelas semua itu tidak benar, apalagi soal mundur itu. Kita harapkan DPP juga tidak terpancing dengan hal itu," imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan Wasekjen PD, Saan Mustopa. "Belum ada surat ke DPP, jadi itu tidak benar. Kita harapkan Nazaruddin pulang ke Indonesia untuk menghormati proses hukum," terang Saan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
(her/mad)











































