"Beberapa kereta sudah full. Informasi yang sudah masuk, ini untuk keberangkatan tanggal 25 Agustus atau sekitar H-5," kata Ka Humas Daops I Mateta Rizalul Haq saat dihubungi detikcom, Minggu (27/7/2011).
KA yang tiketnya sudah full adalah Argo Anggrek (Jakarta-Subaya Pasar Turi), Argo Lawu (Jakarta-Solo Balapan), Bima (Jakarta-Surabaya Gubeng), Sembrani (Jakarta-Surabaya Pasar Turi), Taksaka II (Jakarta-Tugu Yogyakarta berangkat malam), Bangunkarta (Jakarta-Jombang), Gumarang (Jakarta-Pasar Turi), Senja Utama Yogya (Jakarta-Yogya), Sawunggalih (Jakarta-Kutoarjo), Senja Kediri (Jakarta-Kediri) dan Gajayana (Jakarta-Malang).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika ada penambahan kereta dalam satu rangkaian, maka maksimal bisa dilakukan penambahan 1-2 kereta per rangkaian. Kondisi itu dikenal sebagai stanformasi penuh.
"Nantinya akan kita jalankan kereta cadangan untuk tambahan. Kapan tiketnya akan dijual nanti akan diumumkan. Jadi nanti ada penambahan dalam 24 perjalanan KA pulang pergi dari Jakarta, yakni 6 kereta eksekutif dan 6 kereta binis.
"Tanggal favorit memang mulai dari H-5. Namun ini nanti bisa menyebar ke hari-hari yang lain. Puncak arus mudik diperkirakan H-3 atau tanggal 27," terang Mateta.
Sedangkan untuk kereta ekonomi, tidak ada pesan memesan tiket. Sebab tiket dijual langsung sebelum penumpang berangkat. Untuk kereta eksekutif tidak ada toleransi penumpang tanpa tempat duduk. Sedangkan untuk KA ekonomi, toleransi bagi penumpang tanpa tempat duduk adalah 50 persen dan untuk kereta bisnis toleransinya 25 persen.
"Kami semaksimal mungkin menggunakan kereta sesuai peruntukannya. Kalau kereta barang ya untuk barang, tidak untuk penumpang," ucap Mateta.
(vit/irw)











































