Yaaah! Tiket KA H-5 Lebaran Ludes

Yaaah! Tiket KA H-5 Lebaran Ludes

- detikNews
Minggu, 17 Jul 2011 19:17 WIB
Yaaah! Tiket KA H-5 Lebaran Ludes
Jakarta - Tiket kereta api (KA) kelas bisnis dan eksekutif, dari Jakarta ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, untuk H-5 Lebaran habis diserbu pembeli. Tapi jangan khawatir, PT KAI akan menjalankan kereta tambahan, sehingga bagi Anda yang kehabisan tiket bisa bersiap-siap memesannya.

"Beberapa kereta sudah full. Informasi yang sudah masuk, ini untuk keberangkatan tanggal 25 Agustus atau sekitar H-5," kata Ka Humas Daops I Mateta Rizalul Haq saat dihubungi detikcom, Minggu (27/7/2011).

KA yang tiketnya sudah full adalah Argo Anggrek (Jakarta-Subaya Pasar Turi), Argo Lawu (Jakarta-Solo Balapan), Bima (Jakarta-Surabaya Gubeng), Sembrani (Jakarta-Surabaya Pasar Turi), Taksaka II (Jakarta-Tugu Yogyakarta berangkat malam), Bangunkarta (Jakarta-Jombang), Gumarang (Jakarta-Pasar Turi), Senja Utama Yogya (Jakarta-Yogya), Sawunggalih (Jakarta-Kutoarjo), Senja Kediri (Jakarta-Kediri) dan Gajayana (Jakarta-Malang).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tiket yang habis adalah yang dalam stanformasi (rangkaian gerbong) sehari-hari. Tapi nantinya akan kita maksimalkan daya tarik lokomotif. Karena maksimal bisa sampai 8 kereta untuk penumpang. Jadi plus pembangkit dan kereta makan, maksimal bisa 10," tutur Mateta.

Jika ada penambahan kereta dalam satu rangkaian, maka maksimal bisa dilakukan penambahan 1-2 kereta per rangkaian. Kondisi itu dikenal sebagai stanformasi penuh.

"Nantinya akan kita jalankan kereta cadangan untuk tambahan. Kapan tiketnya akan dijual nanti akan diumumkan. Jadi nanti ada penambahan dalam 24 perjalanan KA pulang pergi dari Jakarta, yakni 6 kereta eksekutif dan 6 kereta binis.

"Tanggal favorit memang mulai dari H-5. Namun ini nanti bisa menyebar ke hari-hari yang lain. Puncak arus mudik diperkirakan H-3 atau tanggal 27," terang Mateta.

Sedangkan untuk kereta ekonomi, tidak ada pesan memesan tiket. Sebab tiket dijual langsung sebelum penumpang berangkat. Untuk kereta eksekutif tidak ada toleransi penumpang tanpa tempat duduk. Sedangkan untuk KA ekonomi, toleransi bagi penumpang tanpa tempat duduk adalah 50 persen dan untuk kereta bisnis toleransinya 25 persen.

"Kami semaksimal mungkin menggunakan kereta sesuai peruntukannya. Kalau kereta barang ya untuk barang, tidak untuk penumpang," ucap Mateta.

(vit/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads