Tawuran ini membuat lalu lintas di sekitar perkampungan dapat penduduk ini macet parah. Banyak warga yang menghentikan kendaraannya dan memutuskan putar balik setelah melihat tawuran, Minggu (17/7/2011).
Warga berantem dengan saling lempar batu di sekitar jalan itu. Para pendagang yang biasa mangkal di kawasan itu memilih menutup dagangannya. Hingga kini tawuran masih berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tawuran ini bukanlah yang pertama kalinya. Tadi pagi tawuran juga pecah. Petugas kepolisian sudah ditempatkan untuk mengantisipasi.
(nal/nrl)











































